https://youtu.be/PGeOdlTyEzI
ALIP ISKANDAR : Nothing is impossible, the word itself says 'I'm possible'! If you can dream it, you can do it. Just a simple way to continue the climb.
Sunday, 27 September 2015
SANG WANITA
Berduyun kau
mahluk dengan kuburan rasa, memuja dari kerinduan dalam setangkai kembang
mewanggi wanggi dalam selaksa asa.
Menengadah
kau dalam buaian pahlawan yang kokoh
berdiri dalam dinding yang kuat, Sembilan purnama kau membawa perisai
mengangkat senjata.
Friday, 31 July 2015
RINDU TANPA RESTU
Dari mana saja aku membahasakan kata rindu.
Rindu adalah ngengat dalam malam, tanpa
suara tanpa dilihat namun dapat kau rasakan
Jika tungku tanpa api atau racun dalam
darah itu tak lapuk oleh jaman untuk menggambarkan kata rindu, namun percayalah
jika rinduku berbeda.
Friday, 8 May 2015
KOPI ASIN
Seorang pria bertemu dengan seorang gadis di sebuah pesta, si gadis
tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis.
Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu
memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri
mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak
terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.
Mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop,tapi si pria sangat
gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan
berkata, "Kita pulang saja?".
tampil luar biasa cantiknya, banyak lelaki yang mencoba mengejar si gadis.
Si pria sebetulnya tampil biasa saja dan tak ada yang begitu
memperhatikan dia, tapi pada saat pesta selesai dia memberanikan diri
mengajak si gadis untuk sekedar mencari minuman hangat. Si gadis agak
terkejut, tapi karena kesopanan si pria itu, si gadis mengiyakan ajakannya.
Mereka berdua akhirnya duduk di sebuah coffee shop,tapi si pria sangat
gugup untuk berkata apa-apa dan si gadis mulai merasa tidak nyaman dan
berkata, "Kita pulang saja?".
Thursday, 9 April 2015
GUGAHEN NYAWAKU
Sumurup banyu ono ning kali, siwer kiwo tengene kaya
ora tau disaba manungsa. Lakuku mandhek ana ning sak ngisor uwit gedhe. Uwit
ringin sing gagah kaya gupala sing ngawa gadha sing auwrat banget.
Ning sak ngisore uwit ringin iki, aku eling marang
papestine gusti, “nadyan mung sedhelo kowe mlaku ana ing donya kudu sing tetek
marang kang purba wasesa”. Lali aku marang papesti sing gawe guyune para
priyayi.

Subscribe to:
Posts (Atom)