Showing posts with label bukit kapur. Show all posts
Showing posts with label bukit kapur. Show all posts

Wednesday, 23 April 2014

POWER OF CONTROL

“Siapa yang sanggup membuat kita bahagia,?? 
 
Orang lain dan keadaan memang bisa menjadi sumber kebahagian,tapi keduanya secara otomatis belum tentu membuat kita bahagia,,tak punya uang memang akan membuat kebahagian kita terancam,,namun setelah mempunyai uang apakah menjadi jaminan,jika kita akan bhagia,,??
Belum tentu,,kita adalah hukum bagi kita sendiri,,kita sendiri yang harus menciptakan kebahagian kita sendiri,,dengan apa yang kita miliki,yang kita lakukan,---

“bukan kesuksesan yang menjadi syarat kebahagian,,namun kebahagianlah yang menjadi sumber kesuksesan”

 dan kita akan merasa bahagia saat kita jalani proses kesuksesan,,,  munkin kita akan terlambat,,akan menyadari ini,,tapi waktu tak pernah mengenal kata terlambat,

,jangan tunggu menjadi orang besar,untuk melakukan yang besar,namun mulailah dari yang kecil untuk menjadi besar,,

Wednesday, 21 March 2012

mozaik 13 " rampai pertama" --- bukit kapur--

M. RAMPAI 1

Sebelum tanah jawa dapat di tempati, maka sesungguhnya tempat yang saat ini sangat terkenal sampai seantero jagad ini, dulunya adalah sebuah tempat yang sangat mengerikan, siapapun tak dapat untuk menjamahnya, sebuah tempat yang sangat penuh dengan mistik. Tempat yang mistik karena merupakan tempat bersemahyamnya para dedengkot lelembut, jin seiluman yang sangat kuat dan tak dapat di kendalkan. Semua tertulis rapi dalam pikiran orang jawa kuno yang sangat menghormati lelehurnya. Maka datanglah kaki semar yang membebaskan tanah panguripan ini dari kekangan para jin, seiluman itu untuk dapat di tempati oleh bangsa manusia, dialah rela untuk di kubur hidup – hidup untuk menyatukan para mahluk yang tak terlihat itu dengan manusia – manusia. Menjelma dia menjadi kaki sabda palon, punakawan pembimbing dari pada raja – raja jawa yang memimpin jawa dari jaman ke jaman, dan menghilang musna tanpa raga. Pergi kembali ke asalnya sebagai dewa, meninggalakan ilmu pedoman kejawen yang sangat kental dan tak dapat di hilangkan yaitu ilmu kejawenan. Dialah rampai kumpulan dari sejarah tersirat tanah jawa.
Maka rampai pertama dalam hidupku adalah dia yang kurus, tinggi dengan nada seribu cerita, bukanlah orang jauh yang ada, namun sepupuku sendiri lah mungkin kau pernah baca sebelumnya, siapa dia? Masih penasaran ? kasih tahu gak ya .. kalau aku kasih tahu….. emmmm wani piro??? Hahhaaha just kidding.
Dia lah yang aku teruskan citanya yang sebenarnya aku pikir sudah ia dapatkan karena belum menikmatinya. Sejak SMP aku sangat suka dengan yang namanya politik, hukum, sains, tapi entah kenapa aku terdampar di sekolah teknik yang semula sangat aku benci, kerena berfikir dengan otot. Tapi itu dulu bukan sekarang. Nah sampai sejauh ini hanya ada satu orang yang tahu alasan aku masuk sekolah teknik terlebih yang aku ambil adalah pemanfaatan tenaga listrik ( jadi kalau engkau ada masalah dengan listrik anda segera hubungi ahlinya….) ya hanya ada satu orang yang tahu mengetahui alasan ku itu. maka sesungguhnya walau aku anak bodoh yang tak tah apa – apa namun perlu kalian ketahui bahwa aku juga punya otak yang dapat aku andalkan. Maaf aku juga tak sebodoh yyang kalian kira. Walau masih kalah dengan kakak ku namun nilai yang aku miliki tak kurang dengan rata – rata 8.1. dengan itu aku dapat memilih sekolah yang aku mau. Maka heranlah kenapa aku milih teknik listrik untuk menjadi kapal ku mengarungi lautan ilmu, sesungguhnya aku dapat memilih apapn ayang aku mau yang lebih elit di banding dengan listrik itu.
“ le kenapa dirimu pilih listrik”. Tanya kakaku
“ apa ya ?? salah kamar paling.heheh”. jawabku dengan sengelekan dan tak dapat aku sembunyikan gerak mulutku yang selalu bergerak jika aku bohong.
“ ya.. sudah,,,,, tekuni saja... yang penting rajin…”
“ya donk aku kan anak palin rajin hhehehe”.
Walau dalam hatiku aku juga berucap yang tak dapat aku katakana sejujurnya.
“ bahhhhhhh….. aku anak rajin… hebat betul… apa dunia sudah mau kiamat jika aku jadi anak yang rajin…wkkwkwkwkwkwkwk….. sudah gila apa, orang yang menasihati aku juga anak yang sangat malas…. Kakakku sendiri hhaahah…….”
Lanjut entar aku ada masalah di kuliahku…. Hhahaha biasalah adik dari orang yang juga gila pasti adiknya juga sangat hebat hahahah”
Lalu siapakah rampai pertama itu…?
Nah dialah sepupu yang sangat luar biasa dan aku pun tak dapat untuk mengunggulinya juga. Dan dia alasan kenapa aku memilih teknik electro untuk aku kembangkan. Dan hanya satu orang yang tahu sejauh ini kenapa aku memilih itu. Dia berasal dari singkawang kalbar, nama yang tak mungkin aku sebutkan karena itu merupakan privasi orang. Namun aku mau tanya sekarang dimana dia? Sebuah pertanyaan yang konyol yang tak mungkin dapat jawab oleh siapapun juga bahkan di dunia ini. Aku cari jati diri hidupnya hingga aku ke ujung duniapun tak akan pernah untuk dapat aku temukan. Karena ia telah bersenang – senang bersama ayah. Aku tak akan pernah dan tan tak akan ucapakan kalau dia dan ayah telah tenang. Karena tetap hidup dalam ku, dan mereka tetap aku sebut dalam tiap apapun keadaanya. Karena aku tetap bagian dari mereka dan begitu pula aku tetaplah ada untuk mereka.
Jika kau tanya siapa dia maka aku tak dapat menjawabnya, karena bagiku tidak hanya sekedar kakak sepupu, namun lebih dari itu. Dialah teman, sahabat, kakak, yang lebih tahu siapa diriku dari pada kakak ku sendiri. Kenapa bisa begitu?
Ya tiap saat waktu itu berlalu lalang di depanku, maka waktu itu aku pasti berhadap dengan dia. Usia kami terpaut lima tahun.
Maka apa kau tahu jika ia merupakan seorang seniman? Sejak kecil lukisan yang menawan sangat aku kagumi, dan tak jarang aku bawa lukisan itu ke sekolah dan dengan sombongnya aku pamerkan kepada temanku. Dan tahukah kau berapa lama sebuah gambar rencana dapat di acc, hasil itu dapat ia dapatkan hanya sekali gambar. Dan jangan kau tanyakan kepada ku berapa lama menyelesaikan sebuah gambar rencana itu aku sampai botak untuk dapat menyelesaikan sebuah gambar itu..


Dan apa kalian lihat kesulitan dari gambar itu?? apa menurut kalian itu sebuah seni..? tapi bagi ku itu merupakan gambar yang sangat membotakan kepala. Bayangkan kawan itu gambar dengan tikat ketelitian sampai 1 mm,, memang tak ada bandinganya dengan gambar arsitek yang sampai 0.1mm. dan gambarnya dapat acc dalam sekali gambar, sungguh kembali aku tak dapat mengalahkannya. Udahlah kawan disini terlalu sibuk kawan menghilangkan daya imaginasiku
Dan dialah seoarang senian hebat lapangan hijau sepertiku yang sangat hebat bukan main. Dan aku juga sangat kagum kepadanya habat, hebat sekali. Satu hal yang sangat aku kenang adalah cara dia untuk menendang bola. Suatu hal yang unik itu dikarenakan dia bukan lah orang kidal namun kekuatan kakinya terletak pada kaki kirinya. Maka jangankan kau tanya lagi kawan tentang waktu yang akan kami bunuh. Sungguh tak akan sanggup aku jawab karena separuh hidup jiwa ini telah bersemahyam padanya.
Hal yang selalu aku kenang dan aku ingin sekali mengulang kejadian itu. dialah rampai pertama hidupku yang kini menghilang dan tak mungkin aku temukan lagi dalam sisa hidupku. Aku memang bukanlah yang sicongak itu namun aku adalah si pesakitan itu yang tak bisa di sembuhkan. Dan aku telah belajar bagaimana bersenyum palsu, dan hanya itu yang akau lakukan untuk menyembunyikan pesakitanku. Karena waktu hanyalah ilusi tentang hari ini, esok, atau kemarin bagi ku itu sama. Maka sebelumnya aku menghayal ke masa silam dan aku akan merubah kejadian petang itu hingga aku bisa utnuk tersenyum dalam sisa hidupku, dan tak akan pernah untuk kembali, mengisi masa depan dengan rasa syukur penuhi rongga dada. Dan kini aku tak dapat mengukur waktu tersebut untuk melihat kejadian petang yang sangat tragis itu.
Dan petang itu pun tiba, saat dimana mas Nur mengambil tugas akhirnya sebelum di nyatakan lulus sekolah. Apa dalam benak kalian berfikir bahwa aku sangat yakin ia lulus. Ya aku sangat yakin karena otak nya itu lebih encer dari padaku. Petang selepas magrib itu tak seperti biasanya, kami yang seharian bersama bermain bola. Bahkan pada hari itu aku dan mas Nur bermain untuk Gocek fc, dan sore itu adalah sore yang akan aku kenang dalam hidupku, apa kau tahu kawan walau bermain imbang 2 – 2, namun itu adalah hal yang sangat indah. Tak lain karena aku bermain satu panggung dengan nya. Untuk pertama kali aku bermain satu panggung nya. Luar biasa bermain dengannya, yang sebelumnya aku hanya berlatih bersama kini aku bermain bersama, bisa kau bayangkan kawan bagaiman rasanya itu.??
Seperti menginjak kotoran ayam yang tak rela kotoran itu lepas dari kaki nya kawan. Di seret terus terus menerus di seret. Maka seperti itu lah revalitasnya kesenangan itu yang tak ingin aku lepaskan. Wah hebat benar..
“ tole…kau main santai saja, jangan gugup. Sudah kau anggap saja mereka tak bisa bermain bola, nikmati lah, aku selalu di sampingmu.”
“Siap… aku santai ae kok.”
“ Seperti saat latian sajalah, kau playmaker dan itu hal yang sulit untuk seusiamu,, tapi semua percaya, dan aku juga percaya”
“aku tahu akan hal itu…mas”
“ingat….aku di sampingmu, dan buatlah permainanmu..”
“ok… kita bermain sekarang”
Disampingku??? Jangan kaget kawan aku bukanya anak yang takut sehingga perlu untuk di damping. Namun karena mas Nur adalah seorang winger, tak heran jika itu posisinya karena hanya posisi itu yang sangat tepat untuk orang seperti dia yang mempunyai kelincahan dan kecepatan yang teramat sangat, dan aku adala playmaker, yang pemimin sebuah permainan,,(tunggu dulu inikan wasit, yang aku maksut adalah permainan team oneng.)
Dan kami habiskan sore terindah dalam hidupku hingga magrib sebuah sore yang sangat indah, indah sekali di pedalam bukit kapur. Hingga sejenak kesenangan itu menjelma menjadi sore yang kelabu yang sangat ingin aku lupakan. Selepas kami pulang dan sejenak beristirahat, aku melihat mas Nur itu keluar dari rumah menaiki motornya itu,


“mas…. Kemana???”
“pergi…sebentar ambil TA”
“aku….” Lalu dipotongnya dengan nada yang meninggi
“ TIDAK USAH IKUT,,AKU PERGI LAMA”
Kata – kata itu yang aku ingat sebelum aku tak bisa mengingat lagi. Aku berjalan menemui pak D aku.
“ada apa…. Koq mas Nur bentak aku??? Aku salah kah??”
“gak papa kok. Dia hanya ingin pergi bentar ambi tugas akhirnya”.
“tapi koq gak ajak aku”
“tidak tahu ya”
Ya memang kemanapun dia pergi ia selalu ajak aku. dan ini sangat aneh dia tidak mengajak aku. aku heran sudah pasti. Tapi yang lebih aneh lagi adalah dia membentaku hanya karena aku ingin ikut. Ahc sudahlah kawan aku tak pikirkan itu saat itu. aku beranjak pulang dan mulai menulis, bukan belajar karena aku tak pernah belajar, dari buku pelajaran yang hanya berisi omongan tanpa bukti.
Maka tak lama berselang selepas magrib aku baru mendengar sebuah kabar yang ingin kau dengar, dan tak ingin seorangpun mendengar tapi ini adalah sebuah kenyataanyang tak munkin di hapuskan. Ya aku mulai merunduk tak dapat aku menesteskan air mata karena aku adalah seorang lelaki. Kami dengar mas Nur kecelakaan dan tewas.
Dan aku mulai menyadari dari semuanya bentakan itu, wajah marah itu, dan semuanya tentang permainan itu, mualai Nampak jelas di mataku. Rampai pertama adalah sang cahaya.

mozaik 12 " kakak"

L. kakakku

Dari sebuah smp yang sangat bau, aku melompat jauh keluar menuju altar pemujaan yang abadi,tertua,terhebat,dan tahukah kau kawan aku yang hasil didikan dai dunia masa kini, aku tetap tak bisa melebihi kakakku. Aku lah si bodoh yang hanya mampu berhayal mendapatkan gaji 2M tiap pekan,aku hanyal pecundang yang bersembunyi dalam tiap kata – kata lalu apa yang dapat aku banggakan dari hidupku ini…??? Rasa – rasanya itu adalah hal sangat sulit aku jawab saat aku kembali menuliskan cerita usangku ini. Aku adalah anak bodoh yang hanya bisa jadi bahan olok –olokan dari kakaku. Aku adalah anak jalan yang hanya mampu bersembunyi di balik bola usang, aku adalah anak pemimpi yanh bersembunyi di balik selimutku, sungguh kawan jika kau tahu sebenarnya aku sangat benci pada diriku sendiri yang selalu kalah dengan kakakku.
Maka jika kau tahu siapa kakakku?? Maka aku kan jawab dialah orang yang selalu ada dalam tiap peristiwa, dial ah yang selalu ada di balik sebuah peristiwa, dialah yang selalu mendapat kasih sayang dari ayah,dialah manusia tenggik yang selalu bisa membuatku marah, dialah alasan kenapa aku masih bertahan ntuk selamanya, dan dialah yang telah membuatku berjanji tak akan pernah aku benci hidupku lagi, dialah alasan semua dari hidupku,
Mari aku ceritakan, kakakku dan aku terpaut tujuh tahun aku masih inggat bagaimana dia selalu memanjakanku dari dulu hingga sekarang dial ah kakak terbaik di dunia. Aku tahu betul bagaimana aku selalu di gendongnya kemana pun aku mau. Sejak kecil kakakku selalu berkorban segalanya untukku, dia selalu mengalah untuk aku, tapi dua hal yang tak pernah buat kakakku mengalah untuk aku, dua hal sajalah di dunia ini dan dua hal itu pula yang tak pernah dapat aku rebut dari kakaku. Yang pertama sayang ayah, dan yang kedua adalah prestasi. Sayang ayah memangku seperti yang kurasakan hanya untuk kakakku, walau ayah tak pernah membentakku, ataupun memulukku seperti yang dilakukan kepada kakakku, namun aku merasa beliau hanya sayang kepada kakakku. Kemanapun dimanapun,ayah hany memikirkan kakak, dan tak pernah untuk aku, walau aku sudah setengah mati mencari perhatian ayah, dari berkelahi, sampai juara kelas, tapi ayah tak pernah melihatku seperti melihat kakak. Tapi walau bagaimanapun aku sangat mencintai ayahku. Dan kakakku sangat beruntung mendapatkan sayang dari ayah, karena dia adalah juara sejati dalam hidup ayah.
Kakakku novel sejak kecil sebenarnya tidak lah manusi yang pandai di kelas, sebagai buktinya, kakakku menyelesaikan sekolah dasar selama tujuh tahun,dan dia tak pernah keluar dari sepuluh besar raking kelas dari belakang bahkan terlalu sering kakakku menjadi penghuni lima besar di kelas dari belakang. Namun itu buakn hal keahlian nya, semenja lulus SMP kakakku baru menunjukan siapa dia yang sebenarnya.
Ya sejak kelas tiga SMP, kakaku melompat jauh ke luar dari pikiranya, melolong panjang dan akhirnya menemukan siapa dia yang sebenarnya. Rangking yang selalu di kisaran lima terbawah disulapnya menjadi dua teratas bukan sekelas lagi tapi satu sekolah. Bukan semudah membalik telapak tangan tapi itu adalah sebuah kenyataan yang terjadi padanya. Siapa un pasti takkan pernah percaya dengan apa yang di alami kakakku, tapi kau harus percaya akan semua kisah anak kecil itu yang kini sudah tumbuh menjadi manusia besar dan akan terus tumbuh menjadi manusia yang sesungguhnya, kisah dari anak yang selalu menadapat rapor merah menjadi penguasa sandi Negara. Dan aku yakin pada satu kata yang sebenarnya sulit untuk di percayai tapi itu juga sulit tuk tak di harapkan, ya manusi pasti berubah menjadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu, dan dialah manusia sukses itu. aku tahu betul bagaimana kakakku menjalani hidup ini, danganku dan aku bersumpah untuk tidak membantah kata kata dari kakakku. Aku inggat betul bagaimana cara kakakku merubah predikat paling bawah menjadi paling atas. Sederhana tapi sulit untuk di lakukan, sederhana tapi sulit untuk untuk di pahami. Yah itu lah yang di lakukan “kerja keras” memang benar jika sulit melakukkan itu. dan aku pun sampai saat ini juga sulit untuk mendapatkan cara kakakku itu, dia bangu sebelum subuh untuk shalat tahajut, dia membaca sebelum ia tidur, dia selalu tidur siang hari tak pernah yang namanya keluargaku untuk keluar malam. Itu hukum haram waktu itu, tapi sekarang aku keluar selalu lewat waktunya hingga aku sering tak sadar jika aku terlampau lama dengan mu.
Dan mungkin itu sebabnya ayah selalu menyayanginya lebih dari yang kau dapatkan hingga akhir hayat ayah ku yang di pikiranya hanyalah kakakku dan apa kau tahu kawan yang membuat aku menangisi semua itu, ayahku mangkat juga memilih dikamar kakakku, bukan yang lain, bahkan dalam mimpipun ayah terlampau sering untuk menemui kakakku, kenapa aku bisa tahu dengan itu?? semua nya aku tahu kawan semuanya. Dan apa ayah tahu bahwa tiap minggu aku selalu bawakan mawar kesukaanku kepadanya, dan tahukan ayah jika tiap kata pertama yang aku sebut untuk apapun adalah ayah,akankah dia tahu,akan kah dia mengerti akakah dia melihat, aku juga tak tahu kawan kenapa ayah lebih mencintai kakakku, tapi itu semua sekali lagi tak akan pernah membuat ku urungkan kan rasa senangku kepada ayah.
Saat aku menulis ini kakakku sedang berada di Makassar. Sebenarnya apakah kalian tahu pekerjaan kakakku,?? Dia adalah ahli sandi komunikasi di tentara nasional Indonesia, yah memang kakakku yang mampu menunjukan bahwa ia bukan pecundang yang selama ini selalu mengganggap sebelah mata kepadanya, semenjak lulus SMP kakak melanjutkan di Nautika laut. Dari situ kakakku menjelma menjadi sosok yang selalu aku dambakan ia selalu mewakili sekolah untuk event nasioal,di selalu menjadi siswa pilihan yang mendapat kesempatan untuk mendapat pengajaran dari seluruh Indonesia. Dia lah yang mendapatkan pendidikan langsung dari akademi maritime yogya , dialah yang selalu meraih beasiswa,kini dialah yang berhasil untuk menjadi nomor satu se Indonesia. Diala lulusan terbaik pendidikan militer se Indonesia kini walau di militer tapi kakakku bekerja dengan otak bukan otot. Dan kini coba lihat kepadaku?? Apa yang dapat aku banggakan, aku adalah jawara bolos, aku adalah jawara untuk datang terlambat, aku adalah jawara untuk berkelahi, aku ada;ah jawara untuk membuat keributan, jangankan tingkat nasional bahkan untuk kabupaten pun aku masih jauh dari harapan karena hanya mampu di limauluh besar dari tiga ribu siswa, jangankan pandidikan dari AMY, untuk bisa sandi alphabet pun sampai sekarang aku tak hafal. Dan dari dunia inilah mungkin aku bisa kalahkan kakakku, dunia SASTRA.
Maka sesungguhnya kakakku lah orang yang paling aku benci sekaligus aku paling sayangi,juga akku kagumi. Dia lah yang membuatku jadi orang paruh waktu yang hanya bisa bermimpi untuk bisa mengalahkanya, karena dialah yang aku inginkan ada padanya. Dan betapa aku benci dia karena dialah yang selalu di eluh – eluhkan oelh siapapun juga karena prestasi dan dikenal oleh siapapun juga. Sedang aku ?? mereka hanya tahu bahwa aku hanya lah adiknya tidak lebih.
Seperti anjing dan kucing jika kami berada di rumah. Binggungkah kalian kawan, aku yakin jika kalian sangat binggung kenapa kami menjadi seperti anjings dan kucing itu tak lebih karena seperti itulah kehidupan ku dengan nya. Jika kami berpisah maka kami seperti kehilangan separuh nyawa kami, sedang jika kami berada dalam satu rumah maka rumah itu akan terjadi kekacauan yang sangat amat, teramat sangat. Seperti itu hidup ku dengan kak novel, dodot, katak, pepen, kakak jelek, kakak I love you forever, I promiss that I’ll be the winner. Adek, iit, mono, alpha, ucil,alip
Alip iskandar & novendi dalwanto