10 11 12
Ketika cinta menyeru kepadaku, maka tak aku palingkan dari padanya meskipun dalam sayap sayap yang aku bentangkan senantiasa tersembunyi duri mawar yang tajam
Namun apalah arti dari semua ini….
Jika dalam jiwa ini hanya mencinta satu bidadari
Engkau yang menari nari di atas jiwa penuh hembus nafas yang terurai jatuh menyentuh tanah, mengembang terbakar oleh nafsu amarah yang semu
Disudut ruang pojok kuil persembahan yang kau kagumi melewati waktu yang terhenti dan terulang terhenti dalam detak nafas jiwa jiwa yang merindu
Disinilah kau menanti akan sesuatu yang dicari.
Wahai penguasa jiwa jiwa kesepian yang lelah menanti kenapa engkau beri jiwaku ini dengan hati yang tidak beralih dari pikiran cinta ke pikiran cinta yang lain, pun bukan dari tindakan kasih ke tindakan kasih yang lain
Sedang jiwa ini tertusuk ribuan mawar yang sakit namun kau beri keharuman dalam tiap jengkal jarak yang teruntai
Wahai penguasa jiwa kenapa engkau selalu berikan cahaya yang sama hangat dan tidak membakarku, sekalipun berganti rupa namun nama yang terucap oleh bibirku tetap sama.
Dia disisiku di dekatku dan setiap waktu mengajarkan kepadaku betapa aku telah jatuh begitu dalam di permainan jiwa yang mengotak otakan pikiranku
Besandung dengan irama sama terbuai dalam pojok ruang kuil suci, namun dewi dewi itu selalu merebut jiwaku sebelum aku berirama, membuatku sibuk dengan perjalanan jauh dari lembah reot bukit kapur
Dalam kuil suci pun jiwa jiwa yang lapar hanya bisa menangisi menyesali, menyukai, menyayangi satu bidadari tersesat
Bidadari tersesat kan menuntunku menemukanmu, untuk jiwa itu pengisi secuil tulang yang hilang dimana dan kapan berhias rangkaian bunga melati melingkar
Angin lembah kan membawamu kembali, dilangit kota wonosari kita dan tetap disini hingga melepas air penyejuk
Dari hati yang tersasat itu sunguh bukan maksudku berlari lari dari pikiran cinta ke tindakan kasih lainya, namun penguasa jiwa itu hanya telah melumpukan gerakku untuk berlari lari dari tindakan kasih, hingga aku hanya bersenandung nada kerinduan akan
dewa dewi asmara
Dan angka angka itu adalah kata kata tuhan yang tak mampu berdusta pada mahluknya
Dewi kecil yang menunggu
ALIP ISKANDAR : Nothing is impossible, the word itself says 'I'm possible'! If you can dream it, you can do it. Just a simple way to continue the climb.
Wednesday, 23 October 2013
Thursday, 20 June 2013
KAU ADALAH DEWIKU
Bangunlah cintaku. Bangkit karena jiwaku mengelu
elukan namamu dari dasar laut yang paling dalam. Dan menawarkan padamu sayap
sayapnya dari atas dasyatnya gelombang.
Bangkitlah karena kesunyian telah mengentikan nyayian
nyanyian di hari ini. Rasa kantuk ku telah memeluk ruh dari padaku, namun rasa
rinduku telah membuka kertas putih cinta dari pada untukmu dewi putih rindu.
DEWI YANG BERCERITA
Dia adalah potongan dari rangkaian sayap putih cinta.
Dia adalah bidadari yang hinggap dan kian berlalu lalang dalam nuansa bening.
Apa kau mendengar aku bicara dengan sura yang nyaring hingga si tuli itu bisa
mendengarku. Apa kau melihat dalam kesederhanaanku bahkan si buta itu dapat
melihat apa yang aku kalukan. Apa kau lihat di senyumku yang ranum hingga tiap
orang aku buat tak kuasa. Aku adalah anugrah yang terindah tuhan untukmu. Aku
adalah rangkaian mimpi mimpi indah dalam tidurmu, adalah lantunan do’a yang
selalu kau panjatkan di setiap dekapanmu.
Aku ada untukmu, dan kita ada untuk selama lamanya.
Karena aku adalah bidadari yang telah turun untuk menhapus lukamu, yang akan
menghapus sakitmu untuk merasakan keindahan dekapan cinta. Aku disini
menunggumu, menunggu sampai kau dirikan tiang penyangga hati yang kokoh.
Friday, 7 June 2013
kadhung tresna
kau tak akan mengerti bagaimana lukaku karena
kau telah menjadi racun dalam darahku
memikirkanmu adalah siksa
<rendra>
wiragane sinawang tan amboseni, yen mbesengut wimbuh patut nyata jatmika merak ati.
Lestaria tan lila pisah sak rikma, nadyan bebasane kalingan godhong salembar nimas.
Kaya wus koncatam rasa sem- sem ing atiku.
pacakane sarwo asri jro batinku tansah ra kuat nimas wus lumyan amung paringsih.
ala ora ayu nanging, ayu nanging ngregetake.
ora butuh nimas kae kae
butuhku tentrem atine
bukanlah dari tiap kesengsaraan, kenistaan, kemurungan, dan dari tiap tetes darah
apa masih kurang untuk membuat kita menjadi pribadi yang sempurna..
Friday, 24 May 2013
i'll find you
When the one thing you're looking for
Is nowhere to be found
And you back stepping all of your moves
Trying to figure it out
You wanna reach out
You wanna give in
Your head's wrapped around what's around the next bend
You wish you could find something warm
'Cause you're shivering cold
It's the first thing you see as you open your eyes
The last thing you say as your saying goodbye
Something inside you is crying and driving you on
It's the first thing you see as you open your eyes
The last thing you say as your saying goodbye
Something inside you is crying and driving you on
'Cause if you hadn't found me
I would have found you
I would have found you
Is nowhere to be found
And you back stepping all of your moves
Trying to figure it out
You wanna reach out
You wanna give in
Your head's wrapped around what's around the next bend
You wish you could find something warm
'Cause you're shivering cold
It's the first thing you see as you open your eyes
The last thing you say as your saying goodbye
Something inside you is crying and driving you on
It's the first thing you see as you open your eyes
The last thing you say as your saying goodbye
Something inside you is crying and driving you on
'Cause if you hadn't found me
I would have found you
I would have found you
Subscribe to:
Posts (Atom)